//
Landasan Dan Asas-Asas Pendidikan Serta Penerapannya

MAKALAH
landasan dan asas-asas pendidikan serta penerapannya

Oleh
Rantika Agusti
Prody: bahasa Indonesia
Dosen pengamuh: Imam Mustaqim,M.Pd
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN & ILMU PENDIDIKAN ( STKIP ) MUHAMMADIYAH PAGARALAM
KATA PENGANTAR
Segala puji bagi allah yang senantiasa memberikan hidayah dan kasih sayang pada setiap makhluknya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini
Sebagai seorang manusia penulis tidak luput dari berbagai permasalahan,sehingga kritik dan saran sangat diharapkan penulis dari pembaca untuk pengembangan selanjutnya.Selain dari itu penulis banyak mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu secara langsung maupun tidak langsung.
Mudah-mudahan dengan adanya makalah ini dapat dijadikan reperensi untuk pengembangan selanjutnya.
DAFTAR ISI
Judul…………………………………………………………………………………………………………….. i
Kata pengantar………………………………………………………………………………………………. ii
Daftar isi………………………………………………………………………………………………………… iii
Bab 1 pendahuluan
A. Latar belakang……………………………………………………………………………………………. 1
B. Rumusan masalah………………………………………………………………………………………. 1
C. Tujuan………………………………………………………………………………………………………… 1
Bab 2 Tinjauan pustaka
A. Landasan pendidikan
1. Landasan filosofis………………………………………………………………………………………. 2
2. Landasan sosiologis……………………………………………………………………………………. 3
3. Landasan kultur…………………………………………………………………………………………. 4
4. Landasan psikologis…………………………………………………………………………………… 5
B. Asas-asas pokok pendidikan
1. Asas Tut Wuri Handayani…………………………………………………………………………… 6
2. Asas belajar sepanjang hayat…………………………………………………………………….. 6
3. Asas kemandirian dalam belajar……………………………………………………………….. 7
Bab 3 kesimpulan dan saran
1. Kesimpulan……………………………………………………………………………………………….. 8
2. Saran…………………………………………………………………………………………………………. 8
Daftar pustaka………………………………………………………………………………………………. 9
i.
BAB 1
Pendahuluan
A .Latar belakang
Sejak lahir manusia memerlukan dunia luar untuk mengembangkan potensi dan melangsungkan hidupnya,ia selalu mengadakan interaksi dengan dunia luar.Ia juga selalu belajar menyesuaikan diri dengan dunia luar.
Bberbagai macam cara ia gunakan dalam kegiatan belajar(menyesuaikan diri dengan dunia luar)itu.
Pendidikan sebagai usaha sadar yang sistematis-sistemik selalu eerrtolak dari sejumlah asas-asas tertentu.landasan dan asas tersebut sangat penting, karna pendidikan merupakan pilar utama terhadap pengembangan manusia dan masyarakat suatu bangsa.Asas pendidikan merupakan suatu kebenaran yang menjadi dasar atau tumpuhan berpikir,pada tahap perencanaan maupun pelaksanaan pendidikan.
B .Rumusan masalah
Dalam penyusunan makalah ini akan dibahas masalah diantaranya
1.landasan pendidikan
2.Asas-asaspokok pendidikan
C .Tujuan
Tujuan dalam penulisan makalah ini adalah:
1.untuk mengetahui pengertian landasan pendidikan
2untuk mengetehui tujuan asas-asas pokok pendidikan
ii.
BAB 2
A .LANDASAN PENDIDIKAN
Pendidikan adalah suatu universal dan berlangsung terus menerus tak terputus landasan pendidikan ada 3
1.landasan filosofis
2.landasan sosiologis
3.landasan kultur
1.landasan filosofis merupakan landasan yang berkaitan dengan makna atau hakekat pendidikan,yang berusaha menelaah masalah-masalah seperti:
a.apakah pendidikan itu
b.mengapa pendidikan itu diperlukan
c.apakah yang seharusnya menjadi tujuan pendidikan itu
landasan filosofis adalah landasan yang berdasarkan atau sifat(filsapat falsatah) kata filsapat (philosophy bersumber dari bahasa yunani,yaitu philein=mencintai dan sophos(sophis)hikmah,alif,atau bijaksana.filsapat menelaah suatu secara radikal menyeluruh dan konseptual yang mengasilkan konsepsi-konsepsi mengenai hidup dan dunia konsepsi-konsepsi filosofis tentang kehidupan manusia dan dunianya pada umumnya bersumber dari 2 faktor,yaitu
(1)Faktor religi dan etika yang bertumbuh pada keyakinan
(2)Faktor ilmu pengetahuan yang mengandalkan penalaran

1.
2.pengertian tentang landasan sosiologis
Kegiatan pendidikan merupakan suatu proses integrasi dua individu,bahkan dua generasi,yang memungkinkan generasi muda mengembangkan diri.sosiologi merupakan analisis ilmia tentang tentang proses sosial dan pola-pola integrasi sosial dalam sistem pendidikan.Ruang lingkup yang dipelajari oleh sosiologi pendidikan meliputi 4 bidang
1.Hubungan sistem pendidikan dengan aspek masyarakat lain yang mempelajari
a.fungsi pendidikan dalam pendidikan
b.hubungan sistem pendidikan dan proses control sosial dan sistem kekuasaann
c.fungsi pendidikan dalam memelihara dan mengontol proses sosial dan perubahan kebudayaan
d.hubungan pendidikan dan kelas sosial atau sistem status
e.fungsionalisasi sistem pendidikan formal dalam hubungan dengan ras kebudayaan atau kelompok-kelompok masyarakat
2.hubungan kemanusiaan disekolah yang meliputi
a.sifat kebudayaan sekolah khususnya yang berbeda dengan kebudayaan luar sekolah
b.pola integrasi sosial atau struktur masyarakat sekolah
3.pengaruh sekolah pada prilaku anggotanya
a.peran sosial guru
b.sifat kepribadian guru
c.pengaruh kepribadian guru terhadap tingkah laku siswa
d.fungsi sekolah dalam sosialisasi anak-anak

1.
4.sekolah dan komonitas,yang mempelajari pola integrasi antara sekolah dan kelompok sosial dan didalam komonitasnya yang meliputi
a.pelikisan tentang proses pendidikan seperti dampak dalam pengaruh terhadap organisasi sekolah
b.analisis tentang proses pendidikan seperti dampak pada sistem sosial komonitas kaum tidak terpelajar
c.hubungan antara sekolah dan komonitas dalam fungsi pendidikan
d.faktor-faktor demografi dan ekologi dalam hubungannya dengan organisasi sekolah
keempat bidang tersebut sangat isensial sebagai saran untuk memahami sistem pendidikan dalam kaitanya dengan keseluruhan hidup masyarakat (Wayan Ardhana,1986 mudul/67)
3.landasan cultural
Dalam uu No. 20 tahun 2003 pasal 1 ayat 2 ditegaskan pendidikan nasional atau pendidikan yang berdasarkan pancasila dan undang-undang dasar 1945 yang berakal pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasiaoal Indonesia yang tanggap tuntutan perubahan zaman
Pengertian tentang landasan kultural kebudayaan dalam arti luas dapat berwujud
1.edia,seperti ide gagasan nilai.
2.kelakuan berpola dari manusia dalam masyarakat
3.fisik yakni benda hasil karya manusia
2.
Kebudayaan dapat dibentuk ,dilestarikan,dikembangkan karna pengembangan melalaui pendidikan.baik kebudayaan yang barwujud,atau kelakuan dan teknologi,dapat diwujudkan melalui proses pendidikan.
Kebudayaan nasional sebagai landasan sistem pendidikan nasional.
Seperti tercantum dalam pasal 1 ayat 3 UU No.20 tahun 2003,yang dimaksud dengan sisdiknas adalah pendidikan yang berakar pada kebudayaan bangsa Indonesia.karna bangsa Indonesia tersebut kebudayaan nusantara nasional beragam.

4.Landasan psikologis
Pendidikan selalu melibatkan aspek kejiwaan,manusia psikologis merupakan salah satu landasan yang penting dalam nilai pendidikan.beberapa pandangan tentang hakekat manusia ditinjau dari segi psikologis dalam kaitan dengan pendidikan.
a.strategi disposional
b.strategi behavioral
c.strategi phenomenologist/humanistic
strategi disposional terutama pandangan konstitusional dari kretchmer dan Sheldon memberikan tekanan faktor heriditas dalam perkembangan manusia
pengertian landasan psikologis
pemahaman peserta didik, utamanya yang berkaitan dengan aspek kejiwaan,merupakan salah satu kunci keberasilan pendidikan oleh karna itu,hasil kajian dan penemuan psikologis serta diperlukan penerapan dalam bidang pendidikan,umpama pengetahuan tentang aspek-aspek pribadi,dan ciri-ciri pertumbuhan setiap aspek,dan konsep tentang cara-cara paling tepat untuk mengembangkannya.

3.
Berbagai pendapat tentang mutivasi dapat didominasi oleh konsep-konsep nafsu atau kebutuhan,freud menekankan peran nafsu (drive)terhadap prilaku manusia, baik nafsu hidup(libido)maupun nafsu mati (thanstor).bahkan teori freud tesebut tidak sekadar teori motivasi tetapi telah diakui sebagai teori kepribadian(solo lipu la sulo,1981:10-18)
Selanjutnya contoh lain,Amaslow mengemukakan katagorisasi kebutuhan 6(enam) kelompok mulai dari yang sederhana dan mendasar seperti:
1.kebutuhan psikologis:kebutuhan untuk mempertahankan kebutuhan hidup (makan,tidur,istirahat)
2.kebutuhan rasa aman:kebutuhan cara terus menerus cara aman dan bebas dari rasa ketakutan
3.kebutuhan cinta dan pengakuan:kebutuhan berkaitan dengan kasih sayang dan cinta dalam kelompok dan dilindungi oleh orang lain
4.kebutuhan harga diri:kebutuhan berkaitan dengan perolehan pengakuan orang lain sebagai orang yang berkehendak baik.
5.kebutuhan aktualisasi diri:kebutuhan untuk dapat melakukan sesuatu yang mewujudkan potensi-potensi yang memiliki (menyatakan pendapat,perasaan)
6.kebutuhan untuk mengetahhui dan memahami:kebutuhan yang berkaitan dengan penguasaan iptek.
Pengembangan peserta didik sebagai landasan psikologis
Peserta didik selalu berada dalam perubahan, baik karna pengaruh perkembangan,pertumbuhan terutama karna pengaruh faktor internal sebagai akibat kematangan dan proses pendewasaan, sedangkan perkembangan terutama karna pengaruh lingkungan.
4.
Tubuh kembang manusia itu dipengaruhi oleh beberapa faktor yaikni:
(1)faktor keturunan
(2)faktor lingkungan
(3)faktor proses pengembangan itu sendiri
(4)hal-hal lain sebagai anugra
B Asas Tut Wuri Handayani
Asas pendidikan merupakan suatu kebenaran yang menjadi dasar atau tumpuhan berpikir,baik dari tahap perencanaan maupun pelaksanaan pendidikan.
Ada 3 asas pokok pendidikan
1 asas tut weri handayani
2 asas belajar sepanjang hayat
3 asas mandirian dalam belajar
1Asas Tut Wuri Handayani
Asas tut weri handayani yang kini sebagai semboyan Depdiknas pada awal merupakan salah satu dari “asas 1922”yakni tujuh buah asas dari berguruan teman siswa (didirikan 3 juli 1922).
Asas atau semboyan tut weri handayani yang dikemukakan oleh Ki Hadjar Dewantara itu mendapat tanggapan positip dari Drs.R.M. Sostrokartono (filsuf dan ahli bahasa) dengan menambahkan semboyan uuntuk melengkapinya ,yakni ingngarso sung tulada dan ing madya karsa (karsa joni,et,al,1985:38;wawasan kependidikan guru 1982:93)kini 3 semboyan tersebut telah menjadi satu kesatuan asas,yakni:
5.
-ing ngarsa tulada (jika didepan menjadi contoh)
-ing madya mangun jarsa (jika ditenga-tengah membangkitkan kehendak,kasrat atau motivasi)
-tut weri handayani jika dibelakang mengikuti dengan awas
2 Asas Belajar Sepanjang Hayat
Asas belajar sepanjang hayat merupakan sudut pandang lain terhadap pendidikan sepanjang hidup
1 meliputi seluruh hidup setiap individu
2 mengarah pada pembentukan diri,pembaruan dan penyempurnaan secara sistematis pengetahuan,ketrampilan dan sikap yang dapat meningkatkan kondisi hidupnya
3 tujuan akhirnya adalah membangun penyadaran setiap individu
4 meningkatkan kemampuan dan motivasi untuk belajar mandiri
5 mengakui konstribusi dan semua pengaruh pendidikan yang mungkin terjadi, termasuk yang formal non formal dan informal

3 Asas kemandirian dalam belajar
Perwujudan asas kemandirian dalam belajar akan menepati guru dalam peran utama sebagai fasilitator dan motivator disamping peran-peran lain sebagai informator dan organisator sebagai fasilitator guru diharapkan meyediakan dan mengatur sebagai sumber belajar sedemikian sehingga memudahkan peserta didik berintaksi dengan sember-sember tersebut. Sedangakan sebagai motivator guru mengupayakan timbulnya prakarsa peserta didik memanfaatkan sumber belajar itu
6.
BAB III
PENUTUP
A.Kesimpulan
Tidak sedikit masyarakat yang beranggapan bahwa guru itu yang mengajar siswa yang diajar kondisi seperti inilah yang membedakan kualitas akhir setiap penndidikan karna orang-orang yang selalu belajar lah yang akan melahirkan SDM-SDM yang benar-benar berkualitas aturan proses pendidikan setidaknya terdiri dari,peserta didik yang akan diberikan kapada peserta didik (materi) dan selebihnya adalah dukungan untuk kesuksesan proses pendidikan semua hall ah yang dominan memberikan pengaruh pada hasil akhir
B.Saran
Sebagai seorang manusia penulis tidak luput dari berbagai permasalahan,sehingga kritik dan seran sangat diharapkan penulis dari para pembaca untuk membangun selanjutnya. Selain dari itu penulis mengucapkan banyak terimakasih kapada semua pihak yang telah membantu baik secara langsung maupun tidak langsung
DAFTAR PUSTAKA
Redja Mudyahardjo,et,a 1992:126-134, Wayan ardhana modul 1/67

biodata
Nama: Rantika Agusti
Nim: 13214028
Prodi: Bahsa indonesia
Semester: IV
Alamat: Bandar Aji
Tempat tanggal lahir: bandar aji 18-agustus-1996
Agama: Islam
Hobi: Membaca buku

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pengunjung

Flag Counter

JAM

Mei 2017
S S R K J S M
« Okt    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

%d blogger menyukai ini: