//
you're reading...
Uncategorized

LINGKUNGAN PENDIDIKAN

aku9Oleh : Imam Mustaqim, S.Pd.I.,M.Pd

A.    Ilmu Pengetahuan

Ilmu pengetahuan adalah suatu uraian yang sistematis dan metodis tentang suatu hal atau masalah.Setelah melihat pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa syarat ilmu pengetahuan sebagai berikut:

1.        Ilmu pengetahuan harus ada obyeknya                  Adapun obyek ilmu pengetahuan adalah obyek material dan formal. Obyek matrial adalah bahan yang menjadi sasaran suatu ilmu pengetahuan sedangkan obyek formal adalah sudut pembahasan suatu ilmu pengetahuan, misal: ilmu jiwa dan ilmu manusia yang kwdua macam ilmu pengetahuan itu mempunyai obek material sama (manusia), akan tetapi obyek formalnya berbeda. Oleh karena itu obyek material ilmu pengetahuan dapat sama sedang obyek formalnya berbeda.

2.        Ilmu pengetahuan harus metodis : ilmu pengetahuan dalam mengdakan pembahasan serta penyelidikan untuk suatu ilnmi pengrtahuan harus menggunakan metode yang ilmiah.

3.        Ilmu pengetahuan harus sistematis.

4.        Harus mempunyai dinamika : ilmi pengetajhuan harus tumbuh dan berkembang untuk mepunyai kesempuranaan.

5.        Harus praktis : ilmi pengetahuan harus berguna dan dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari.

6.        Harus diabadikan untuk kesejahteraan manusia.

 

Kedudukan ilmu pendidikan itu berada di tengah-tengah ilmu yang lain. Ilmu pendidiakan ialah suatu llmu pengetahuan yang membahas masalah yamg behubungan dengan pendidikan,syarat ilmu pendidikan adalah bersifat teoritis,praktis,dan normatif.

 

1.        Syarat Ilmu Pengetahuan

Ilmu pengetahuan adalah uraian yang sistematis, metodis tentang suatu masalah.

2.        Ilmu Pengetahuan Suatu Ilmu

Karena ilmu pendidikan mempunyai obyek, metode dan sistematis.

3.        Kedudukan Ilmu Pendidikan

Kedudukannya di tengah-tengah ilmu pengetahuan yang lain.

4.        Sifat Ilmu Pendidikan

Sifat ilmu pendidikan adalah praktis, teoritis dan normatif.

5.        Obyek Ilmu Pendidikan

Obyek ilmu pendidikan adalah anak didik, pendidik, materi, metode, evaluasi, alat pendidikan, lingkungan dan dasar pendidikan.

6.        Ilmu bantu ilmu pendidikan

Ilmu bantu ilmu pendidikan adalah ilmu biologi, ilmu jiwa dan ilmu-ilmu sosial.

 

B.     Syarat – Syarat Ilmu Pengetahuan.

Suatu ilmu pengetahuan harus mamanuhi tiga persyaratan pokok dan beberapa persysaratan tambahan. Diantaranya:

1.      Persyaratan pokok

a.         Suatu ilmu harus mempunyai obyek tertentu

b.         Suatu ilmu pengetahuan harus menggunakan metode – metode yang sesuai

c.         Suatu ilmu pengetahuan harus menggunakan sistematika tertentu

2.      Persyaratan tambahan

a.         Suatu ilmu pengetahuan harus mempunyai dinamika

b.         Suatu ilmu pengetahuan harus praktis

c.         Suatu ilmu pengetahuan harus diabdikan untu kesejahteraan umat manusia

C.    Ilmu Pendidikan Sebagia Ilmu

Setelah kita tahu apa yang menjadi persyaratan suatu ilmu pengetahuan . tentunya kita mengetahui bahwa ilmu pendidikan telah memenuhi persyaratan – persyaratan tersebut.

Ilmu pendidikan mempunyai obyek , metode, dan systematika . tidak hanya itu ilmu pendidikan juga telah memenuhi persyaratan tambahan lainnya. Misal, praktis , dinamika dan tentunya diabdikan untuk kesejahteraan umat manusia.

 

D.    Kedudukan Ilmu Pendidikan

      Guna mempermudah untuk mengetahui kedudukan ilmu pendidikan, bahwa kedudukan ilmu pendidikan terletak di tengah – tengah ilmu – ilmu yang lain.

E.     Sifat – Sifat Ilmu Pendidikan

Ilmu pendidikan ialah ilmu pengetahuan yang membicarakan masalah – masalah yang berhubungan dengan pendidikan. Sebagai mana setiap ilmu mempunyai siafatnya masing – masing begitu juga dengan ilmu pendidikan.

F.     Sifat ilmu pendidikan diantaranya :          

– Teoritis

– Praktis                                              

– Normatif

 

G.    Obyek – Obyek Ilmu Pendidikan

Adapun obyek dari ilmu pendidikan yaitu :

1.      Anak Didik

2.      Pendidik

3.      Materi Pendidikan

4.      Metodologi Pengajaran

5.      Evaluasi Pengajaran

6.      Alat – Alat Pendidikan

7.      Milieu Atau Lingkungan Sekitar

8.      Dasar Dan Tujuan Pendidikan

 

H.    Ilmu – Ilmu Bantu Ilmu Pendidikan

            Ilmu bantu yang diperlukan dalam ilmu pendidikan antara lain :

·         Ilmu – Ilmu Biologi, misal; Embriologi, Anatomi, Fisiologi dan lain sebagainya.

·         Ilmu jiwa, misal; Ilmu Jiwa Umum, Ilmu Jiwa Perkembangan, Ilmu Jiwa Social.

·         Ilmu – Ilmu Social, misal; Social, Ekonomi, Hukum, dan lain sebagainya. 

 

I.       Adapun unsur-unsur pendidikan adalah:

1.      Anak didik      : pihak yang menjadi obyek utama pendidikan

2.      Pendidik          : pihak yang menjadi subyek dari pelaksanaan pendidikan

3.      Materi  : bahan atau pengalaman belajar yang disusun menjadi kurikulum

4.      Alat pendidikan          : tindakan yang menjdi kelamgsungan mendidik

5.      Lingkumgan    : keadaan yang berbengaruh terhadap hasil pendidikan

6.      Dasar dan landasan pendidikan          : landasan yang menjadi fundamental dari segala kegiatn pendidikan.

Pendidikan adalah suatu usaha sadar yang teratur dan tematis,yang dilakukan seseorang untuk mempengaruhi agar anak mempunyai siafat dan tabiat yang sesuai dengan tujan pendidikan .Yang menjadi eksistensi mendidik terletak pada tujuan mendidik, sedang mengajar eksistensinya terletak pada materinya.Oleh karena itu daapat disimpulkan mendidik lebih luas dari pda mengajar,dan mengajar merupakan sarana dalam mendidik.

Adapun faktor-faktoryang membatasi kemampuan pendidikan :

1.      Faktor anak didik:di dalam anak didik terdpt potensi-potensi yang butuh pendidikan dari luar

2.      Faktor pendidik:guru mempunyai metode penyampian yang berbeda dan beragam.

3.      Faktor lingkumgan:limgkungan sangat berpengaruh baik positif maupun negatif.

 

Lama pendidikan tidak akhirnya.Menurut Lengeverd bahwa di saat ketika anak itu telah sadar atau mengenal kewibawaan(gezaag).Adapun ciri-cirinya:adanya kestabilan,sifat tanggung jawab dan sifat berdiri sendiri.

Menurut sarjanawan pendidikan dari Barat lma pendidikan jika anak telah berumur 20 atau 21 tahun sedang menurut bangsa Timur,bahwa prndidikan tidak hanya di mulai sejak prenatal melainkan di mulai sejak anak diciptakan(konsepsi).

Dasardan tujuan merupakan salah masalah ynng sangat fundamental dalam pelaksanaan pendidikan.Oleh karen itu dasar akan mennetukn corak dan isi dari pensdidikn akan menuju arah mana anak dibawa

 

Apakah Pendidikan itu?

Pendidikan adalah bantuan yang diberikan dengan sengaja kepada anak dalam pertumbuhan jasmani maupun rohaninya untuk mencapai tingkat dewasa.

Mendidik dan Mengajar

Mendidik lebih luas dari pada mengajar, mengajar hanyalah merupakan alat atau sarana di dalam mendidik. Sedangkan mendidik harus mempunyai tujuan nilai-nilai yang tinggi.

Batas-batas Kemampuan Penduduk

Adapun faktor-faktor yang membatasi kemampaun pendidikan adalah :

  1. Faktor yang terletak pada anak didik
  2. Faktor yang terletak pada si pendidik
  3. Faktor yang ada pada lingkungan.

4.      Lama Pendidikan dan Kedewasaan

Menr langeveld, batas bawah dari pendidikan itu ada saat dimana anak telah mengenal kewibawaan.

1.      Macam-macam Pendidikan

  1. Membedakan menurut filsafat atau pandangan hidup
  2. Membedakan menurut aspek-aspek pendidikan
  3. Membedakan menurut tingkatnya
  4. Membedakan menurut umumnya
  5.  Membedakan menurut tempat pendidikannya
  6. Membedakan menurut isi pendidikan
  7. Membedakan menurut sifat anak didik
  8. Membedakan menurut sifat pelaksanaan

 

J.      Apakah Pendidikan Itu ?

Mengenai pertanyaan apa pendidikan itu dapat kita jawab. Bahwasannya dalam buku ini dikemukakan dua pengertian secara umum, berikut pengertian tersebut:

Definisi I  : Pendidikan ialah suatu usaha yang sadar yang teratur dan sitematis, yang dilakukan oleh orang – orang yang diserahi tanggung jawab untuk mempengaruhi anak agar mempunyai sifat dan tabiat yang sesuai dengan cita – cita pendidikan. 

Definisi II  : bantuan yang diberikan secara sengaja kepada anak dalam         pertumbuhan jasmani maupun rohani.

 

K.    Mendidik Dan Mengajar

      Secara teoritis pengertian mendidik dan mengajar tidaklah sama. Mengajar berarti menyerahkan atau manyampaikan ilmu pengaetahuan atau keterampilandan lain sebagainya kepada orang lain, dengan menggunakan cara – cara tertentu sehingga ilmu – ilmu tersebut bisa menjadi milik orang lain.

      Lain halnya mendidik, bahwa mendidik tidak hanya cukup dengan hany memberikan ilmu pengetahuan ataupun keterampilan, melainkan juga harus ditanamkan pada anak didik nilai – nilai dan norma – norma susila yang tinggi dan luhur.

      Dari pengertian diatas dapat kita ketahui bahwa mendidik lebih luas dari pada mengajar. Mengajar hanyalah alat atau sarana dalam mendidik .dan mendidik harus mempunyai tujuan dan nilai – nilai yang tinggi.

 

L.     Batas – Batas Kemampuan Pendidikan

      Adapun factor – factor yang membatasi kemampuan pendidikan ialah :

a.                               Faktor anak didik, Anak didik adalah pihak yang dibantu. Pada dasarnya dalam diri anak tersebut sudah terdapat potensi – potensi yang kemungkinan dapat dikembangkan yang mana dalam pengembangannya membutuhkan bantuan pihak lain.

b.                              Factor si pendidik, Pendidik adalah pihak yang memberi bantuan kepada anak didik . dalam hal ini pendidik memberi bantuan guna mengemabangkan potensi – potensi yang ada dalm diri anak didik.para pendidik tentunya mempunyai cara – cara tersendiri guna memberikan bantuan anak dan cara tersebut belum tentu sesuai dengan anak, inilah yang menjadi penentu pada akhirnya dalam keberhasilan pendidikan.

c.                               Factor lingkungan, Lingkungan disini dapat berupa benda – benda, orang –orang , dan lain sebagainya yang ada di sekitar anak didik. Suatu hal disekitar anak dapat memberi pengaruh langsung terhadap pembentukan dan perkembangan anak.

 

M.   Lama Pendidikan Dan Kedewasaan

      Yang dimaksud lama pendidikan disini adalah hal yang menyangkut kapan pendidikan itu dimulai (batas bawah) dan kapan pendidikan itu berakhir (batas atas). Menurut langeveld batas bawah dari pendidikan itu ialah saat dimana anak mulai mengakui dan menerima pengaruh atau anjuran yang datang dari orang lain.

      Sedangkan batas atas dari pendidikan adalah apabila anak telah mencapai tinggkat dewasa dalam arti rohaniah. Adapun ciri – cirinya yaitu : adanya sifat kestabilan (kemantapan), adanya sifat tanggung jawab, adanya sifat kemandirian.

 

N.    Macam – Macam Pendidikan

      Ditinjau dari segi pelaksanaan pendidikan dapat dibedakan sebagai berikut:

 

a.       Pendidikan menurut filsafat atau pandangan hidup

1.         Pendidikan Nasionalis

2.         Pendidikan Kolonialis

3.         Pendidikan Komunis

4.         Pendidikan Liberalis

5.         Pendidikan Islam

6.         Dan lain sebagainya

b.      Menurut segi – segi atau aspek – aspek pendidikan.

1.      Pendidikan Akhlak atau Budi Pekerti

2.      Pendidikan Kecerdasan

3.      Pendidikan Keindahan

4.      Pendidikan Kewarga Negaraan

5.      Pendidikan Jasmani

6.      Dan sebagainya

c.       Menurut tingkatan – tingkatannya

1.      Pendidikan Pra Sekolah

2.      Pendidikan Dasar

3.      Pendidikan Menengah

4.      Pendidikan Tinggi

d.      Pebedaaan menurut umur

1.             Pendidikan Prenatal

2.             Pendidikan Bayi

3.             Pendidikan Anak

4.             Pendidikan Pemudah

5.             Pendidikan Orang Dewasa

e.       Pembedaan menurut tempat pendidikan

1.         Pendidikan Di Rumah

2.         Pendidikan Di Sekolah

3.         Pendidikan Masyarakat

f.       Menurut isi pendidikan

1.         Pendidikan Umum

2.         Pendidikan Kejuruan

g.      Menurut segi pelaksanaan

1.             Pendidikan Formal

2.             Pendidikan Non Formal

3.             Pendidikan Informal

h.      Menurut sifat atau keadaaan anak didik

1.             Pendidikan Biasa

2.             Pendidikan Luar Biasa

 

Menurut M.J.Langeveld bahwa pandangan pendidikan yang cocok untuk pendidikan adalah mengakui manusia sebagai makhluk sosial,individual dan dwi tunggal.dapun tujuan pendidikan adalah:

1)       Tujuan umum:membentuk Insan Kamil

2)       Tujuan khusus:tujuamn dalam rangka mencapai tujuan umum

3)       Tujuan tak lengkap:tujuan dari masing-masing aspek pendidikan sendiri

4)       Tujuan insidental:tujuan seketika karena timbul secara kebetulan

5)       Tujuan sementara:tujuan yang ingin dicapai dalam pendidikan

6)       Tujuan perantara(intermediasi):alat untuk mencapai tujuan yang lain

 

 

a.         Filsafat sebagai Dasar dan Tujuan Pendidikan

b.        Karena setiap negara membentuk dasar an tujuan pendidikan di negaranya.

c.         Hubungan Kurikulum dan Dasar dan Tujuan Pendidikan.

d.        Hubungannya sangat erat, dan dapat digambarkan sebagai berikut:

e.         Azazi manusia dalam Pendidikan

f.         Manusia mempunyai hakekat sebagai manusia dwitunggal, individu dan soial serta manusia susila.

g.        Aspek-aspek Pendidikan

h.        Aspek pendidikan diantaranya : pendidikan akhlak, kecerdasan, sosial, kewarganegaraan, keindahan, kesenian, agama dan kesejahteraan keluarga.

i.          Macam-macam Tujuan Pendidikan

j.          Tujuan  dalam pendidikan adalah : tujuan umum, khusus, tak lengkap, insidental, sementara, perantara.

 

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pengunjung

Flag Counter

JAM

Desember 2013
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

%d blogger menyukai ini: