//
you're reading...
Uncategorized

Pendekatan Sistem dalam Kegiatan Pembelajaran

Belajar mengajar adalah suatu kegiatan yang bernilaiedukatif. Nilai edukatif mewarnai interaksi yang terjadi antara gurudengan anak didik. Harapan yang tak pernah sirna dan selalu gurutuntut adalah bagaimana bahan pelajaran yang disampaikan gurudapat dikuasai oleh anak didik secara tuntas, ini merupakan masalahyang cukup sulit yang dirasakan oleh guru, kesulitan itu dikarenakananak didik bukan hanya sebagai individu dengan segala keunikannyatetapi mereka juga sebagai makhluk sosial dengan latar belakangyang berlainan (memiliki karakteristik berbeda).Selain agenda kegiatan guru dalam masalah pengelolaankelas ada masalah lain yang selalu guru gunakan adalah masalahpendekatan. Hampir tidak pernah ditemukan dalam suatu pertemuan,seorang guru tidak melakukan pendekatan tertentu terhadap semuapeserta didik.Sistem merupakan suatu kesatuan unsur-unsur yang salingberinteraksi secara fungsional yang memperoleh masukan menjadikeluaran, atau satu kesatuan komponen yang satu sama lain salingberkaitan dan saling berinteraksi untuk mencapai suatu hasil yangdiharapkan secara optimal sesuai dengan tujuan yang telahditetapkan.Karena disadari bahwa pendekatan dapat mempengaruhihasil belajar mengajar, oleh karena itu maka guru tidak bisasembarangan memilih dan menggunakannya. Bahan pelajaran yangsatu mungkin cocok untuk suatu pendekatan tertentu, tetapi belumtentu dengan yang lain. Maka sangatlah penting mengenal suatubahan untuk kepentingan pemilihan pendekatan. Agar arah dan tujuan pembelajaran dapat direncanakan dengan jelas dan sistematis

Pengertian Sistem

Menurut etimologi pendekatan sistem lebih menekan padaprosedurnya dengan mendefinisikan sistem sebagai suatu jaringankerja dari prosedur – prosedur yang saling berhubungan,berkumpul bersama -sama untuk melakukan kegiatan atau untukmenyelesaikan suatu sasaran yang tertentu, yang dimaksud adalahalat – alat pengendalian sosial untuk melanggengkan dalam sistempengendalian.Sistem menurut terminologi adalah pendekatan sistem yanglebih menekan pada elemen atau komponennya, denganmendefinisikan sistem yaitu kumpulan dari elemen – elemen yangberinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.Sistem secara umum yaitu seperangkat unsur – unsur yangterdiri dari manusia, mesin atau alat dan prosedur serta konsep -konsep yang di himpun menjadi satu untuk maksud dan tujuanbersama.Tiga hal penting yang menjadi karakteristik suatu sistemyaitu :1.Setiap sistem pasti memiliki tujuan2.Sistem selalu mengandung suatu proses3.Proses kegiatan dalam suatu sistem selalu melibatkan danmemanfaatkan berbagai komponen atau unsur – unsur tertentu.Oleh sebab itu, suatu suatu sistem tidak mungkin hanya memilikisatu komponen saja. Sistem memerlukan dukungan berbagaikomponen yang satu sama lain saling berkaitan.

Pengertian Pendekatan Sistem

Pendekatan Sistem adalah bagaimana cara seorang gurumendesain pembelajaran, harus bisa menciptakan suasanapembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Ketikakegiatan belajar itu berproses, guru harus dengan ikhlas dalambersikap dan berbuat, serta mau memahami anak didiknya dengansegala konsekuensinya.Semua kendala yang terjadi dan dapat menjadi pemhambat jalannya proses jalannya proses belajar mengajar, baik yangberpangkal dari perilaku anak didik maupun yang bersumber dari luar harus dapat ditekan atau dihilangkan dan bukan membiarkannya,karena keberhasilan belajar mengajar lebih banyak ditentukan olehguru dalam mengelola kelas.

Berbagai Pendekatan Dalam Belajar Mengajar 

Mengembangkan berbagai pendekatan sistem dalampengajaran atau proses belajar mengajar. Sistem pengajaranpengajaran yang menarik perhatian akhir – akhir ini adalah :

  1. 1.      Enquiry-Discovery Learning 

Adalah belajar mencari dan menemukan sendiri. Dalamsistem belajar mengajar ini guru menyajikan bahan pelajarantidak dalam bentuk final  tetapi anak diberi peluang untuk mencaridan menemukannya sendiri dengan mempergunakan teknikpendekatan pemecahan masalah. Yang antara lain :

a.Simulation

Guru mulai bertanya dan mengajukan persoalanatau menyuruh anak didik membaca atau  mendengarkanuraian yang memuat masalah.

b.Problem Statement

Anak didik diberi kesempatanmengidentifikasi berbagai permasalahan.

c.Data Collection

Untuk menjawab pertanyaan ataumembuktikan benar tidaknya hipotesis ini, anak didik diberikesempatan untuk mengumpulkan berbagai informasi yangrelevan, membaca literatur, mengamati objek, wawancaradengan narasumber dan melakukan uji coba sendiri.

d.Data Processing

Semua hasil informasi hasil bacaan,wawancara dan sebagainya, diolah, diklasifikasikan danditabulasi.

e.Verificationatau pembuktian.

Berdasarkan hasil pengolahandan tafsiran atau informasi yang ada pertanyaan yang telahdirumuskan terdahulu dicek, apakah terjawab atau tidak.

f.Generalization.

Berdasarkan hasil verifikasi tadi anakdidik belajar menarik kesimpulan atau generalisasi tertentu.

2.      Ekpository Learning 

Dalam sistem ini guru menyajikan dalam bentuk yangtelah dipersiapkan secara rapi, sistematis dan lengkap sehinggaanak didik tinggal menyimak dan mencernanya saja secara tertibdan teratur. Secara garis besar prosedurnya adalah :a.Preparasi. Guru mempersiapkan bahan selengkapnyasecara sistematis dan rapi.b.Apersepsi. Guru bertanya atau memberikan uraiansingkat untuk mengarahkan perhatian anak didik kepadamateri yang diajarkan.c.Presentasi. Guru menyajikan bahan dengan caramemberikan ceramah atau menyuruh anak didik membacabahan yang telah disiapkan dari buku teks tertentu atau yangditulis guru sendiri.d.Resitasi. Guru bertanya dan anak didik menjawabsesuai dengan bahan yang dipelajari atau anak didik disuruhmenyatakan kembali dengan kata – kata sendiri (Resitasi) tentang pokok – pokok masalah yang telah dipelajari, baikyang dipelajari secara lisan dan tulisan.

3.Mastering Learning

Dari hasil berbagai studi menunjukkan bahwa sebagiankecil anak didik yang mampu menguasai bahan dari penyajianguru dan sebagian besar anak didik belum mampupenguasaannya terhadap bahan yang disajikan guru. Dalamkegiatan mastering learning ini guru harus mengusahakan upaya – upaya yang dapat mengantar anak didik ke arah tercapainyapengusaan penuh terhadap bahan pelajaran yang diberikan.Tiga aspek yang perlu diperhatikan guru yaitu aspekbiologis, intelektual, psikologis agar memudahkan guru dalampendekatan kepada setiap anak didik secara individual.

Mastering learning adalah salah satu strategi belajar mengajar individual.

4.Humanistic Education

Dalam kenyataan tidak bisa disangkal bahwakemampuan dasar kecerdasan para siswa sangat bervariasisecara individual. Karena itu, muncul teori belajar yangmenitikberatkan upaya untuk membantu siswa agar sanggupmencapai perwujudan dirinya sesuai dengan kemampuan dasar dan keunikan yang dimilikinya.Karakteristik pokok metode ini antara lain bahwa guruhendaknya jangan membuat jarak terlalu tajam dengan siswasebagai siswa senior yang selalu siap menjadi sumber ataukonsultan yang berbicara. Taraf akhir dari proses belajar mengajar menurut pandangan ini adalah self actualization seoptimal mungkin dari setiap anak didik.

5.Pengorganisasian Kelompok belajar 

Memperhatikan berbagai cara pendekatan atau sistembelajar yang diuraikan sebelumnya, pendekatan kelompok suatuwaktu memang diperlukan dan perlu digunakan untuk membinadan mengembangkan rasa sosial yang tinggi pada diri anak didik.Mereka dibina untuk mengendalikan rasa egoisnya masing –masing sehingga terbina sikap kesetiakawanan sosial dikelas.Pengorganisasian kelompok anak didik sebagai berikut ;a.Pada situasi yang ekstrem, kelompok belajar itu mungkinhanya seorang. Untuk peserta yang hanya seorang, metodeyang sesuai mungkin konsep belajar mengajar tutorial,pengajaran berprogram, studi individual.

b.Untuk kelompok kecil sekitar dua sampai dua puluh orang,metode belajarnya bisa diskusi atau seminar. Tekniknyamungkin bervariasi sesuai kemampuan guru untukmengelolanya.

c. Kelompok belajar lebih dari empat puluh orang, pesertanyadigabung biasanya disebut audience.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pengunjung

Flag Counter

JAM

April 2012
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

%d blogger menyukai ini: